Mengenali progresi akor dengan telinga mengubah seorang musisi dari pelaku menjadi pendengar. Begitu kamu mendengar lagu dan tahu apa yang dilakukan progresinya, kamu bisa mempelajari lagu dalam hitungan menit, bahkan berimprovisasi pada perubahan yang belum pernah dimainkan.
Banyak yang berhenti di pengenalan interval dan kualitas akor karena progresi terasa abstrak. Sebenarnya, ini pola.
Apa itu progresi
Deretan akor yang menciptakan gerakan harmonik lewat fungsi: setiap akor memegang peran (tonik, pra-dominan, dominan).
Angka Romawi (I, ii, IV, V, vi) mendeskripsikan fungsi, bukan akor spesifik. Hubungan yang sama di nada dasar apa pun.
Lima progresi paling umum
1. I-V-vi-IV — pop klasik
Let It Be, Don't Stop Believin'. Di Do: C-G-Am-F.
2. I-IV-V — blues dan rok
Di Mi: E-A-B.
3. ii-V-I — jazz
Di Do: Dm7-G7-Cmaj7.
4. vi-IV-I-V — pop melankolis
Di Do: Am-F-C-G.
5. I-vi-IV-V — tahun 50-an / doo-wop
Di Do: C-Am-F-G.
Metode
- Satu progresi sekali (mulai dari I-V-vi-IV)
- Cari lagu nyata di nada dasar itu
- Transpos ke nada dasar baru
- Tambah progresi kedua, lalu campur
- Capai lima dalam satu-dua bulan
- Dengarkan aktif musik sehari-hari
Bentuk lebih penting dari nama
Progresi adalah bentuk dengan kontur emosional, bukan daftar akor.
Jebakan: hanya latihan di C mayor
Putar nada dasar tiap pekan.
Ear Trainer Master
15 pelajaran progresi: pengenalan tonik/dominan/subdominan, loop pop, lingkaran kuint, kadens, dominan terapan. Pemilih pusat tonal untuk nada dasar apa pun. Total 100+ pelajaran, sekali bayar $4,99, offline, tanpa langganan.
Rencana 30 hari
- Minggu 1: I-V-vi-IV di Do, lalu Sol, Re, La
- Minggu 2: I-IV-V, campur
- Minggu 3: ii-V-I di Do, Fa, B♭; dengarkan jazz
- Minggu 4: vi-IV-I-V dan I-vi-IV-V; campuran akhir
Mulai hari ini dengan satu lagu
Pilih lagu sederhana yang kamu suka, cari progresinya, dengarkan sambil mengikuti angka Romawi. Satu lagu per hari selama sepekan. Jika belum mulai, mulailah dari interval.